Posts

Bukit Selo Parang : Saat Menanjak Pertama Kali

Image
Bukit Selo Parang, Jepon Tepat pada awal tahun 2014 silam ketika saya masih berumur 13 tahun. Ketika sedang berkunjung ke desa tempat Ayah saya di desa Tempel, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Di situlah awal mula petualangan dimulai. Tepat pada pukul 3 saat itu, saya dan kedua sepupu saya berencana main ke kali (sungai) yang terdapat di belakang rumah. Namun, semakin sore kami bertiga tak kunjung jua melangkahkan kaki menuju kali. Semakin sore, ide liar pun bermunculan. Sepupu saya yang bernama Ivan, mengajak kami jika pergi ke bukit saja. Katanya dekat, di belakang rumah dan pemandangannya indah sekali. Yah sekitar 30 menit sudah sampai di bukit tersebut. Awalnya saya ragu ingin ikut, karena saat itu hari sudah semakin sore. Tapi karena saya terus diracuni oleh kedua sepupu saya tadi, yaa saya jadi semakin penasaran dan berapi-api ingin kesana. Saya pikir juga dekat dari rumah. Akhirnya saya menganggukkan kepala pertanda menerima ajakan tersebut.  Kami bertiga pun b...

Deretan Pegunungan Sewu : Puncak Bukit Mangunan 200 mdpl

Image
  Sebelum subuh kami sudah melesat menuju daerah Dlingo, Jogjakarta. Dingin, gelap, sepi. Tiga kata yang mempu menggambarkan keadaan saat itu. Saya sudah bersiap dengan jaket favorit yang berwarna hijau army, bersiap menyambut dingin di puncak bukit nanti.  Kami sengaja berangkat dari asrama dosen di UGM sebelum subuh karena tujuan awalnya adalah untuk berburu kabut, awan, dan matahari terbit. Selain itu juga perjalanannya lumayah jauh... Ketika sudah memasuki kawasan mangunan, jalanannya sangat sempit, kiri kanan hutan dan yang lebih  mengerikan, samping kiri dan kanan adalah jurang. Sedikit saja salah membelokkan, bisa meluncur bebas di jurang itu. Jalanan yang berkelok membuat kepala saya pusing, sehingga saat perjalanan saya hanya dapat berdiam diri berusaha menanamkan senyuman di kepala saya. Kalau tidak, isi perut bisa keluar dengan riangnya.. Singkat cerita, akhirnya kami sampai di Mangunan. Nggak heran sih, sebelum subuh sudah orang sudah ramai untuk menaiki punca...

Iqro My Universe

Image
Belajar dari keharmonisan gerak benda-benda di langit dan di bumi. " Sekiranya ada di langit dan ada di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Mahasuci Allah yang mempunyai Arsy daripada yang mereka sifatkan." (QS. al-Anbiya` : 22) Tidak ada yang sia-sia dari apa yang Allah ciptakan. Firman Allah dalam surah al-Anbiya` ayat 22 seolah menyentil kita untuk berpikir, bagaimana mungkin Allah memiliki sekutu ? Kalaulah ada tuhan lain selain Allah, mungkinkah apa yang ada di langit dan di bumi dapat bergerak sedemikian harmonis ? Bumi dan langit terjaga dengan sangat baik, seimbang dan teratur. Keadaan makhluk-makhluk semuanya sangat sempurna. Semua ini menunjukkan bahwa Allah tidak memiliki sekutu. Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Dia yang mempunyai kerajaan, dan bagi-Nya segala pujian. Dia-lah yang menghidupkan dan mematikan. Dia mahakuasa atas segala sesuatu. Maka, semua yang disembah selain Allah adalah bathil. Hal ini ditegaskan deng...

Melintasi Cerobong Peri di Cappadocia

Image
Cappadocia, kota aneh nan ajaib di Turki ini sudah mencuri hati dan perhatianku Assalamu`alaikum :)😊 aku sudah kangen banget nulis di blog, hari ini aku akan menulis lagi sebab dari hari kemarin ada banyak kata yang ingin lepas dan ada banyak rasa yang ingin bebas ... Rasanya udah numpuk, udah sesak aja gitu, minggu lalu harus full fokus sama PAS (Penilaian Akhir Semester) nahan nahan banget untuk ngurungin diri mau nulis, berbagi dunia khayal, dan bermelankoli disini. sebelum bahas Cappadocia aku mau cerita dikit dlu ya. Entah kenapa ya, akhir-akhir ini aku suka banget bangun sekitar jam 3 an subuh gitu biasanya aku bangun yaa sekitar jam 4, setengah 5 an gitu wkwkwk😁 jadi akhirnya bangun jam 3 sudah jd kebiasaan gitu sampai sekarang. Dan alhamdulillah, bangun pagi itu banyak sekali manfaatnya contohnya seperti yg aku rasakan setelah bangun pagi lebih banyak waktu untuk melakukan sesuatu yang postif, salah satunya mendekatkan diri dengan Allah SWT, intinya yang aku rasakan seka...

Menuju Jogjakarta

Image
Foto : Dokumentasi Pribadi Saat itu ketika menuju jogjakarta, di balik jendela kereta api yang kutunggangi ada mata yang berusaha menetaskan memori lama disetiap decit rel kereta apinya. Gerbong dengan segala hal didalamnya ramai, termasuk diriku pun berada disisi gerbong saat itu. Namun sayang, hanya gerbong itu yang ramai, tidak dengan hatiku. Entah, luka ini kembali terbuka sembari kereta api membawaku jauh melesat pada kota diujung stasiun. Detik semakin cepat berdetak, dan satu per satu stasiun kereta sudah terlewat. Di Solo Balapan sudah terlihat senja mulai membiaskan jingganya, hatiku semakin bermelankolia seiring laraku kehilangan mu. Aku bisa apa, tanpa permisi kenangan itu pun dapat membakar jerami di dalam hati. Membakar tanpa henti. Sama halnya seperti senja di Solo Balapan ini, seketika jingganya membajiri.   //  tepat setelah maghrib kereta berhenti di stasiun tujuan terakhir, langkahku tiba dimana saat itu langit di kota Jogja sedikit m...