Menuju Jogjakarta
Foto : Dokumentasi Pribadi Saat itu ketika menuju jogjakarta, di balik jendela kereta api yang kutunggangi ada mata yang berusaha menetaskan memori lama disetiap decit rel kereta apinya. Gerbong dengan segala hal didalamnya ramai, termasuk diriku pun berada disisi gerbong saat itu. Namun sayang, hanya gerbong itu yang ramai, tidak dengan hatiku. Entah, luka ini kembali terbuka sembari kereta api membawaku jauh melesat pada kota diujung stasiun. Detik semakin cepat berdetak, dan satu per satu stasiun kereta sudah terlewat. Di Solo Balapan sudah terlihat senja mulai membiaskan jingganya, hatiku semakin bermelankolia seiring laraku kehilangan mu. Aku bisa apa, tanpa permisi kenangan itu pun dapat membakar jerami di dalam hati. Membakar tanpa henti. Sama halnya seperti senja di Solo Balapan ini, seketika jingganya membajiri. // tepat setelah maghrib kereta berhenti di stasiun tujuan terakhir, langkahku tiba dimana saat itu langit di kota Jogja sedikit m...